Enter your keyword

Selasa, 13 Juni 2017

Cara Menetaskan Telur Ayam secara Manual Bisa di Rumah

Cara menetaskan telur ayam secara manual perlu untuk diketahui, terutama untuk pebisnis pemula di bidang peternakan ayam. Menetaskan telur secara manual ini bukan hanya akan menghemat waktu, melainkan juga akan menghemat biaya, dan tempat. Daripada membeli alat atau mesin penetas telur yang mahal, cara menetaskan telur dengan lampu bohlam sederhana juga bisa dilakukan di rumah. Lalu bagaimana caranya?

Cara Menetaskan Telur Ayam secara Manual dengan Bohlam
Cara menetaskan telur ayam negeri bisa dilakukan dengan teknik dan bahan-bahan yang relatif mudah. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga relatif lebih mudah. Bahan yang dibutuhkan antara lain:
  1. Kardus bekas atau ember
  2. Sekam atau jerami kering
  3. Bohlam 5 watt
  4.  Wadah
  5. Air mineral

Adapun cara menetaskan telur supaya hasilnya bagus dengan kelima bahan utama tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Siapkan sebuah tempat yang terbuat dari kardus bekas atau ember. Masukkan sekam atau jerami kering ke dalam kardus atau ember tersebut dan ratakan hingga mencapai ketebalan kurang lebih 2 cm.
  2. Tambahkan sebuah wadah yang sudah diisi air mineral. Tujuannya adalah untuk menstabilkan kelembaban udara yang ada di dalam kardus atau ember tersebut selama proses penetasan.
  3. Cek selalu kandang ayam betina yang dimiliki. Jika sudah ada telur yang dihasilkan, pindahkan telur-telur tersebut ke dalam kardus bekas atau ember yang sudah disiapkan sebelumnya.
  4.  Lalu, tambahkan bohlam ke dalam kardus atau ember yang berkapasitas 5 watt. Tujuannya adalah untuk memberikan suhu hangat yang menyerupai induk ayam. Pasang bohlam dalam jarak yang tepat, jangan terlalu dekat dengan telur, namun juga jangan terlalu jauh. Jarak bohlam dengan telur yang ideal adalah sekitar 7 sampai 10 cm.
  5. Cek kondisi telur tersebut secara berkala. Bila perlu, cek setiap hari. Lakukan juga proses pembolak-balikan telur secara berkala agar suhu yang didapat dari bohlam bisa tersebar merata. Dalam teknik sederhana ini, telur setidaknya harus diputar 3 kali dalam sehari.
  6. Tunggu hingga masa penetasan berakhir, yaitu kurang lebih 21 hari.

Dalam proses penetasan telur dengan cara sederhana tersebut, ada hal-hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
  • Lakukan proses penetasan pada ruang yang tertutup dan tersembunyi. Jika perlu, buat ruangan itu agar selalu gelap dan terhindar dari gangguan sinar matahari serta hembusan angin. Hal ini dilakukan agar suasana yang ada di dalam kardus atau ember menyerupai induk ayam yang sedang mengeram.
  • Walau ruangan sebisa mungkin terhindar dari aliran angin dan cahaya matahari, kardus atau ember tempat penampung telur ayam negeri tersebut tetap harus diberi ventilasi udara. Hal ini bertujuan untuk memberi ruang agar tetap terjadi sirkulasi oksigen.
  • Jika sudah ada tanda-tanda telur akan menetas, pastikan ayam yang baru saja keluar dari cangkangnya segera dipindahkan ke tempat lain agar tidak mengganggu telur lain yang belum menetas.
  • Jaga agar kardus atau ember selalu dalam keadaan kering. Keberadaan wadah berisi air mineral tadi hanya berfungsi untuk menjaga kelembaban udara di dalam ember. Namun, air tersebut jangan sampai tumpah, karena kelembaban yang terlalu tinggi akan membuat telur menjadi busuk.

Itulah cara menetaskan telur ayam secara manual yang bisa dilakukan di rumah dengan bantuan bohlam. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About Us

INFOTELUR AYAM

Kami adalah Supplier Telur Ayam dengan skala besar, Siap memberikan harga terjangkau dengan kualitas yang terbaik. Segera hubungi kami untuk pemesanan.

: [email protected]




Popular

Formulir Kontak